Jumat, 02 Agustus 2013

APA KABAR SEPAKBOLA INDONESIA ??


Gak apa-apa di bantai juga, kan beda kelas bro ! Hhe ... jawaban yang unik dari mayoritas suporter Timnas yang kemaren nonton laga uji coba timnas lawan Arsenal, Liverpool dan Chelsea.

Tapi tak apa lah, segitu juga Indonesia udah ada kemajuan berani ngundang tim elit Eropa untuk datang kesini. 

Ya setidaknya untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan tentang dunia sepakbola. Itung-itung bantu masa recovery Timnas yang kemaren sempat kisruh gara-gara dualisme liga dan kepemimpinan.

Ngomongin soal Timnas, menurut ane skuad yang ada sekarang sebenernya udah keren, mungkin minimnya waktu untuk beradaptasi dan masih terkendalanya sistem bongkar pasang pemain, buat permainan Timnas jadi agak berantakan. Moga aja kedepannya permainan Timnas Indonesia bisa jauh lebih baik.

Untuk urusan liga lokal, kemaren Persipura udah resmi jadi kampiun LSI 13 . Congrat deh buat mutiara hitam, sekarang tinggal nunggu Runner Up nya aja yang sekarang masih diperebutkan Arema Indonesia, Persib Bandung dan Sriwijaya FC.

Ketiga tim ini masih potensial untuk menjadi Runner Up karena masih ada beberapa pertandingan sisa ke depan, yang tentu saja sangat menentukan bagi ketiga tim ini.

Kita liat aja nanti siapa yang bakal jadi Runner Up, sekaligus menemani Persipura bermain di Champions Asia.

Oh iya selain Timnas dan Liga, kinerja wasit sama anarkisme supporter lagi marak-maraknya dibahas. Banyak wasit dalam negri yang masih pertanyakan kredibilitasnya !! terbukti sederet hasil kontroversial mengiringi perjalanan ISL musim ini, dan tentu saja ini menimbulkan wacana untuk mendatangkan wasit luar yang lebih berpengalaman dalam hal ini.

Ada ada aja ya !! hhe J kayaknya wacana diatas seru tuh kalo di tayangin di TV di acara debat ILC yang host nya bung Karni Ilyas, biar masyarakat juga tau solusi dan kemungkinan yang akan terjadi kedepannya.

Terus lagi masalah penonton. Kan udah dihimbau kepada seluruh penonton yang datang ke stadion supaya Jangan rusuh, Jangan Nyalain Flare, Jangan merusak suasana di dalam stadion ... eehh masih tetep aja ada yang ngeyel.

Kalo udah begini kan siapa yang rugi !! Klub otomatis rugi duit bayar denda . Penonton juga rugi karena pertandingan selanjutnya gak boleh nonton di stadion karena dapat sanksi dari komdis.

Yang paling miris adalah tragedi penyerangan bus Persib yang terjadi kemaren oleh oknum yang tidak bertanggung jawab, akhirnya kita-kita juga yang rugi. Niatnya pengen nonton El Classico Indonesia , eh malah disuguhin berita kriminal kaya gitu. MEMALUKAN.

Sudah seharusnya para suporter di tanah air bersikap dewasa dalam hal ini, karena sebenarnya penonton juga ikut berperan dalam kemajuan sepakbola indonesia, coba contoh para supporter di Liga Inggris yang mayoritas udah insaf dari Hooligan yang brutal menjadi suporter yang sportif dan respect.

Potret itu akan lebih indah jika terjadi di Indonesia, betapa senangnya hati ini jika melihat suporter tanah air bisa saling merangkul satu sama lain tanpa membedakan-bedakan agama, ras dan budaya (RESPECT). Moga aja ini bisa menjadi kenyataan dimasa depan.

Karena memang Indonesia yang sesungguhnya, bukanlah negara yang handal menciptakan permusuhan, tapi negara yang handal menciptakan perdamaian, yang orangnya ramah-ramah dan saling menjunjung tinggi arti Bhineka Tunggal Ika.

MAJU TERUS SEPAKBOLA INDONESIA !! SALAM DAMAI UNTUK KITA SEMUA

  








Tidak ada komentar:

Posting Komentar